Penemuan Mayat di Kolam Ikan Gemparkan Minut

SULUT,Manadonews.co.id-.Diduga mengalami sakit dan kelelahan, Alex Antow (69), seorang pria warga Kelurahan Airmadidi Atas, Kecamatan Airmadidi, ditemukan tak lagi bernyawa di dalam sebuah telaga (kolam ikan), di Kelurahan Airmadidi Bawah Kecamatan Airmadidi, Minggu (16/2/2020).

Salah seorang saksi, Albert Koloay (67), warga Kelurahan Airmadidi Bawah menuturkan bahwa sekitar jam 14.30 Wita, ketika akan memberi makan ikan di telaga, ia melihat sesosok jasad yang dikenalinya sebagai korban, tengah berada di dalam kolam, dengan posisi telentang sambil memegang sayur kangkung dan kepala berada di atas batu yang ada di dalam kolam.Selanjutnya, Albert mencoba memanggil nama korban, namun tidak dijawab oleh korban.

“Melihat hal ini, saya langsung berteriak minta tolong kepada warga yang ada di sekitar kolam, untuk melihat keadaan korban,” terang pria yang berprofesi sebagai Hansip di Kelurahan Airmadidi Bawah ini.

Membenarkan keterangan saksi sebelumnya, Deny Koloay (52), warga yang sama, mengatakan bahwa ketika mendengar teriakan minta tolong dari Albert Koloay, ia yang tengah membersihkan kolam ikan tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), segera datang melihat korban. Dikatakannya, saat itu ia melihat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Baca Juga:  Pemkot Kotamobagu dan BPJS Siap Validasi Data Penerima KIS

“Karena korban sudah meninggal dunia, saya langsung menghubungi Polsek Airmadidi dan aparat Kelurahan lainnya,” terang Kepala Lingkungan di Kelurahan Airmadidi Atas tersebut.

Setelah personel Polsek Airmadidi yang dipimpin oleh KA SPK Aiptu Bambang Sutikno tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), masyarakat bersama aparat kepolisian segera mengevakuasi korban, ke rumahnya di Kelurahan Airmadidi Atas RT 01 RW 03.

Keluarga korban pun menyatakan mereka menerima kematian korban dan mereka menolak untuk dilakukan otopsi (bedah mayat) terhadap jasad korban, karena berdasarkan pemeriksaan luar yang dilakukan oleh pihak kepolisian dan disaksikan oleh pihak keluarga, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada jasad korban.

Selain itu, keterangan yang diperoleh dari Audy Fany Antow (37), salah seorang anak korban, korban mempunyai riwayat penyakit maag, karena sering menahan lapar ketika bekerja di kolam ikan (telaga).

Hal yang sama dikatakan oleh Herman Antow, salah seorang adik korban, bahwa beberapa hari sebelum kematiannya, korban pernah mengeluh menderita sakit maag kepada adiknya tersebut .

Baca Juga:  Kepala Musli Bocor Dianiaya Warga Lolayan

“Saya pun menyarankan agar korban tidak bekerja terlalu berat,” terangnya.

Terkait peristiwa ini, Kapolsek Airmadidi melalui Wakapolsek Ipda Martinus May mengatakan bahwa Polsek Airmadidi telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta keluarga korban.

“Karena keluarga korban tidak keberatan dan telah membuat Surat Pernyataan Penolakan Otopsi, korban rencananya akan dimakamkan pada hari Selasa (18/2/2020) depan ,” pungkasnya.
(***/tim mn)

Tags: