Pemprov Sulut Genjot Pembuatan Hand Sanitaizer

SULUT,Manadonews.co.id-.Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggenjot pembuatan Hand Sanitaizer dengan bahan utama minuman tradisional Captikus.

Hal ini terlihat pada Jumat (20/3/2020) siang di Kantor Dinkes Sulut, tepatnya di ruang laboratorium, dimana nampak beberapa orang tim Satgas COVID-19 Sulut sedang meracik pembuatan Hand Sanitaizer.

Menurut Juru Bicara (Jubir) Satgas COVID-19 Sulut, Drs.Steaven Dandel, bahwa pembuatan Hand Sanitaizer ini berbahan utama Captikus ditambah Gliserol, Hidrogen Peroksida dan bahan lainnya.

“Kami membuat hand sanitaizer ini sesuai dengan standar WHO,” ujar Dandel.

Dirinya menambahkan, Captikus yang dipakai harus berkadar alkohol 74-75 persen agar bisa efektif.

“Jika Captikus dibawah kadar tersebut, maka kami menyuruh untuk menyuling kembali sehingga bisa mencapai standar minimal kadar alkohol yang diperlukan,” jelasnya.

“Selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan BPOM agar mendapat sertifikasi standar kadar alkohol terakhir sebelum di olah menjadi hand sanitaizer,” ungkapnya.

Untuk mencapai standar kadar alkohol yang dibutuhkan, maka dari 6 galon Captikus berkadar alkohol 50 persen nantinya hanya akan menjadi 1 galon setengah.

Baca Juga:  Pemprov Sulut Segera Operasikan LAB PCR

“Saat ini pun kami sementara terus mencari petani captikus untuk memenuhi kebutuhan,” katanya.

Menurut dr.Steaven Dandel, bahwa pembuatan Hand Sanitaizer dengan bahan captikus bukan yang pertama. Sudah ada sejak 6 tahun lalu.

“Ini bukan yang pertama. Sudah ada 6 tahun yang dibuat oleh unsrat manado,” tuturnya.

Pihaknya berupaya secepat mungkin pembuatan hand sanitaizer ini segera selesai agar secepatnya juga disalurkan ke masyarakat.

“Kalau hari ini pun sudah keluar sertifikat dari BPOM maka akan disalurkan secepatnya. Dan ini gratis,” tutupnya.
(Stvn)

Tags:

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
3203 votes

This will close in 10 seconds