Berita TerbaruBerita UtamaGorontaloNasionalPertanianTNI

Sinergi TNI dan Rakyat: Pangdam XIII/Merdeka Hadiri Gerakan Tanam Padi Demi Kedaulatan Pangan

×

Sinergi TNI dan Rakyat: Pangdam XIII/Merdeka Hadiri Gerakan Tanam Padi Demi Kedaulatan Pangan

Sebarkan artikel ini

POHUWATO,MANADONEWS.CO.ID– Dalam rangka memperkuat kemandirian dan kedaulatan pangan nasional, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat menggelar Gerakan Tanam Padi di lahan hasil cetak sawah Desa Manawa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Rabu (20/5/2026).

Aksi turun ke sawah bersama ini menjadi bukti nyata sinergi yang kuat antara TNI dan rakyat, sekaligus upaya mendukung program ketahanan pangan nasional melalui perluasan areal tanam dan optimalisasi lahan pertanian.

MANTOS

Gerakan ini juga merupakan wujud implementasi komando dalam mendukung program pemerintah untuk mencapai swasembada pangan. Dengan bersenjatakan semangat gotong royong, Pangdam bersama, Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Hardo Sihotang, Bupati Pohuwato H. Saipul A. Mbuinga, jajaran Forkopimda Kabupaten Pohuwato, dan masyarakat Desa Manawa menanam bibit padi secara langsung di area persawahan.

Diketahui, TNI Angkatan Darat secara resmi memiliki tugas tambahan untuk mengelola sektor pertanian padi, jagung, dan palawija. Penugasan ini merupakan bagian dari skema Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) yang dicanangkan oleh Kementerian Pertahanan untuk mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional.

Dalam sambutannya, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus menegaskan bahwa ketersediaan pangan adalah pilar utama pertahanan negara. Kemandirian bangsa dalam memenuhi kebutuhan pangannya sendiri tidak hanya menjamin kesejahteraan, tetapi juga menjaga stabilitas nasional.

“Bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri. Oleh karena itu, Kodam XIII/Merdeka terus berkomitmen mendukung berbagai program strategis pemerintah di sektor pertanian,” kata Pangdam.

Pangdam menyampaikan keyakinannya bahwa lahan yang mulai ditanami padi tersebut akan menjadi sumber kehidupan dan kesejahteraan masyarakat di masa depan. Dengan pengelolaan yang baik, pemanfaatan teknologi pertanian yang tepat, serta semangat gotong royong, hasil panen diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar.

Mantan Danrem 061/Surya Kencana itu menekankan pentingnya keberlanjutan sektor pertanian agar tidak berhenti pada pembukaan lahan semata. Pendampingan holistik mulai dari pengairan, pemeliharaan, hingga tata kelola pemasaran hasil panen, serta penciptaan lapangan kerja baru di berbagai sektor pendukung harus terus dioptimalkan guna mewujudkan kemandirian pangan daerah.

“Para Babinsa di jajaran Kodam XIII/Merdeka terus disiagakan untuk terjun langsung mendampingi para petani. Mulai dari tahap pengolahan lahan, distribusi pupuk bersubsidi, hingga masa panen, kehadiran prajurit di lapangan diharapkan mampu memotivasi petani untuk meningkatkan produktivitas,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Mayjen TNI Mirza Agus menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah, TNI, dan para petani untuk mencapai swasembada pangan yang kuat, berkelanjutan serta untuk mencapai kemandirian.

“Saya mengapresiasi usaha dan kerja keras para petani yang berjuang di lapangan. Mereka adalah pejuang pangan bangsa yang ketekunannya menjadi pondasi utama dalam menjaga ketahanan nasional, serta mewujudkan kemandirian pangan daerah maupun nasional,” pungkasnya. (Regina.TS)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Gacor Shop