MANADO,MANADONEWS.CO.ID– Keluarga Besar Kodam XIII/Merdeka menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, Rabu (20/05/2026) di Makodam XIII/Merdeka, Kota Manado, Sulawesi Utara. Bertindak selaku Inspektur Upacara, Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Saptono Syiwarudi memimpin langsung jalannya kegiatan yang diikuti oleh segenap prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kodam XIII/Merdeka.
Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Viada Hafid yang dibacakan Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka menekankan bahwa peringatan Harkitnas merupakan momentum untuk merefleksikan kembali semangat persatuan dan perjuangan bangsa yang dicetuskan oleh Boedi Oetomo pada tahun 1908. Semangat tersebut menjadi tonggak kebangkitan kesadaran nasional melalui perjuangan intelektual, persatuan dan diplomasi demi mewujudkan Indonesia yang bermartabat.
Dikatakan Kapoksahli, saat ini, tantangan kedaulatan bangsa telah bergeser dari perjuangan wilayah fisik menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital. Oleh karena itu, tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” dipilih sebagai kompas pengingat betapa pentingnya menjaga generasi muda sebagai fondasi utama dalam mewujudkan bangsa yang berdaulat dan maju di tengah perkembangan zaman, serta menyiapkan mereka menuju visi Indonesia Emas.
Selain itu, pemerintah juga secara konsisten terus mendorong berbagai program strategis nasional guna memperkuat kemandirian bangsa, diantaranya Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, pemerataan pendidikan, layanan kesehatan gratis, hingga penguatan ekonomi masyarakat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
“Pemerintah turut memberikan perhatian serius terhadap perlindungan generasi muda di ruang digital melalui penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau PP TUNAS. Kebijakan tersebut bertujuan menciptakan ruang digital yang sehat dan aman bagi anak-anak sebagai tunas bangsa,” pungkasnya.
Pelaksanaan upacara berlangsung khidmat. Semangat ini diharapkan menjadi energi bagi seluruh elemen bangsa, termasuk personel TNI untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan pengabdian nyata kepada masyarakat di daerah. Sekaligus mengajak seluruh elemen bangsa untuk kembali menumbuhkan semangat persatuan, meningkatkan literasi digital, memperkuat solidaritas sosial serta bersama-sama mewujudkan cita-cita bangsa menuju Indonesia yang lebih mandiri dan berdaulat. (Regina.TS)












