Dampak Kasat Mata Virus Corona hingga Realisasi Kebijakan Bantuan

Ruas Spartak Tikala sepi kendaraan

Manado – Mencegah penyebaran wabah virus corona Covid 19 pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan.

Kebijakan pemerintah di antaranya meliburkan aktivitas belajar di sekolah dan perguruan tinggi, serta kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dampak dari kebijakan tersebut, jalan raya di hampir di seluruh kota di Indonesia termasuk Kota Manado menjadi sepi kendaraan.

“Iya, sejak kebijakan libur sekolah dan libur kerja diberlakukan jalanan jadi sepi. Kondisi ini hampir tidak pernah terlihat sebelumnya,” ujar Ventje Bilusajang, warga Dendengan Dalam, kepada wartawan Manadonews.co.id, Kamis (26/3/2020).

Aktivis muda ini, juga mendukung kebijakan Physical Distancing (sebelumnya Social Distancing) dari pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Kebijakan ini patut didukung masyarakat. Tetap tinggal di rumah, jaga jarak, jauhi kerumunan dan selalu cuci tangan pakai sabun,” tandas dia.

Meski demikian, Ventje Bilusajang mendorong pemerintah pusat secepatnya merealisasikan sembilan kebijakan bantuan mencakup realokasi anggaran, percepatan bantuan sosial serta stimulus keuangan untuk menangkal dampak pandemi corona.

Baca Juga:  Jadwal Resmi Diumumkan, Mumek Siap Mendaftar

“Karena kebijakan bantuan ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat terutama masyarakat golongan menengah ke bawah,” pungkas Bilusajang.

(YerryPalohoon)