Pembatasan Jam Operasional di Pasar 23 Maret, Serasi dan Poyowa Kecil Mulai Diberlakukan

MANADONEWS, KOTAMOBAGU – Tim Terpadu Gugus Tugas Kota Kotamobagu yang terdiri dari, Disdagkop dan Ukm, Perhubungan, Satpolpp, Disnaker, Dispora, Pemerintah Kelurahan Gogagoman, Polri dan TNI, Kamis (2/4) siang ini, mulai memberlakukan pembatasan jam operasional di pusat perbelanjaan Pasar Serasi, Poyowa Kecil dan 23 Maret.

Penutupan tersebut dilakukan berdasarkan surat edaran Wali Kota Kotamobagu tentang peran dunia usaha dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona. Dimana dunia usaha sebagai salah satu pusat transaksi dan interaksi masyarakat yang masuk kategori rawan penyebaran Covid-19.

Dalam isi surat edaran itu juga disampaikan, pelaku usaha baik Toko dan Swalayan bisa melakukan transaksi dari Pukul 08.00 Wita sampai 19.00. selain itu untuk jam operasional Pasar 23 Maret dan pasar Poyowa Kecil ketentuannya dibuka mulai Puku 05.00 hingga 13.00 Wita.

Sementara itu Lurah Gogagoman Hendra Manoppo mengatakan, agar para pedagang dapat mematuhi aturan yang berlaku.

“Para pedagang agar dapat mematuhi surat edaran nomor 59 tahun 2020 terkait dengan pembatasan jam berdagang di aera pasar 23 maret, serasi dan poyowa kecil.

Baca Juga:  Setwan Sulut Siap Sukseskan Paripurna Istimewa Peringatan HUT Provinsi

Lanjut Lurah, mudah-mudahan apa yang dilakukan ini akan dievaluasi dan di pantau kembali kondisinya.

“Selain itu jika ada keluhan-keluhan para pedagang nanti akan kita laporkan kepada pimpinan karena itu bagian dari evaluasi,”ujarnya.

Selain itu para pedagan diminta untuk terus memantau dan mensosialisasikan pola hidup sehat.

“Diharapkan para pedagang dapat lakukan pola hidup sehat dengan mencuci tangan setelah selasai transaksi serta wajib menyediakan fasilitas tempat cuci tangan,”pungkasnya.

(MLS)

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
617 votes

This will close in 10 seconds