Trotoar di Kota Manado Berubah Fungsi

Trotoar lapangan Tikala juga sering dijadikan tempat parkir sepeda motor


Manado – Trotoar di Kota Manado masih ‘belum ramah’ terhadap pejalan kaki.

Selain rusak dan berlubang, banyak trotoar berubah fungsi menjadi tempat parkir sepeda motor bahkan lokasi berjualan Pedagang Kaki Lima (PKL).

Anggota DPRD Kota Manado, Jean Sumilat, minta aparat kepolisian dan pemerintah kota (Pemkot) Manado menyikapi serius kondisi tersebut.

“Sepeda motor parkir di trotoar tugas polisi menertibkan, sementara PKL berjualan Satpol PP,” ujar Jean Sumilat kepada wartawan Manadonews.co.id, Selasa (12/5/2020).

Jean Sumilat menambahkan, pemerintah harus menjamin hak pejalan kaki dengan cara mengembalikan fungsi trotoar.

“Fakta sekarang trotoar sudah berubah fungsi. Padahal, hak pejalan kaki di trotoar termasuk penyandang disabilitas diatur dalam undang-undang,” tandas srikandi PDI Perjuangan ini.

Jean Sumilat juga ingatkan kepada pemerintah mewajibkan setiap tempat usaha pertokoan terutama yang berada di jalan protokol menyiapkan lokasi parkir sepeda motor.

“Pertokoan, hotel, restoran dan supermarket sepanjang ruas protokol di Jalan Sam Ratulangi, Boulevard, Jalan Sudirman dan ruas lainnya, wajib siapkan parkiran sepeda motor,” jelas Sumilat.

Baca Juga:  Antisipasi Penyebaran COVID-19, Pemerintah Mulai Lakukan Rapid Test

(YerryPalohoon)