Kerja Sama dengan Forkopimda dan Bank SulutGo, Pemkab Minahasa Buka Dapur Umum di Kawangkoan

KAWANGKOAN, MANADONEWS.CO.ID – Bertempat di Kantor Camat Kawangkoan, Kamis (14/5) dilakukan pembukaan Dapur Umum serta penyerahan secara simbolis bantuan makanan dos serta masker kepada masyarakat Kawangkoan.

Kegiatan dihadiri Asisten 1 Kabupaten Minahasa Dr. Denny Mangala, MSi, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Minahasa Dharma Palar, Kepala Bank Sulut Go Cabang Kawangkoan Rina Sigar, Staf Ahli Bupati Bagian Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Jorry Gumansing, Kepala Dinas Kesehatan dr. Maya Rambitan, Kepala Dinas Sosial Denny Tualangi, SE, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Maya Marina Kainde, SH, MAP, Camat Kawangkoan Eigthmi Moniung, SH, Staf Khusus Bidang Kesehatan dr. Anita Mamuaya, Staf Khusus Bidang Kemasyarakatan dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Pricilia Lumingkewas, Staf Khusus bagian Tenaga Kerja Chyntia Keintjem

Asisten 1 atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Bupati Minahasa Dr. Ir. Royke O. Roring, MSi dan Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey, SSi memyampaikan terimakasih kepada forkopimda Minahasa dan Bank SulutGo yang sudah bekerjasama untuk membantu masyarakat yang terkena dampak covid 19 lewat Dapur umum.

Baca Juga:  Gaji ASN Naik 5 Persen, Januari Sudah Bisa Dinikmati

Diharapkan kepada semua eleman masyarakat untuk tetap mematuhi himbauan- himbauan dari Pemerintah seperti memakai masker, manjaga jarak, jaga kesehatan.

“Mari bersama sama mensukseskan semua program pemerintah yang berkaitan dengan penanganan covid 19. Kepatuhan dari masyarakat, kepatuhan dari petugas bisa mengantisipasi penyebaran covid 19. Berdoa bersama agar covid 19 segera berakhir dan kita dapa melaksanakan kegiatan seperti biasa lagi,: tutur Mangala.

Sebanyak 750 lebih makanan dos dan masker dibagikan secara simbolis oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa dan Forkopimda Kab. Minahasa kepada masyarakat sekitar kantor camat kawangkoan, terminal kawangkoan dan pasar kawangkoan dari kalangan pedagang, tukang ojek, sopir, kusir bendi dan masyarakat umum lainnya yang tredampak Covid-19.

Yunita Rotikan