Polisi Imbau Warga Desa Rae Selatan Salurkan Aspirasi Sesuai Aturan

TALAUD,Manadonews.co.id-.Ditengah Pandemi Covid 19, Sejumlah warga dari Desa Rae Selatan hendak menyampaikan Sejumlah Aspirasinya terkait Penolakan Pergantian Kepala Desa dan Perangkat di Desa Rae Selatan.

Mendapati adanya Aksi Unjuk Rasa Ini, pihak Kepolisian dari Polres Kepulauan Talaud dipimpin oleh Kapolres AKBP Alam Kusuma S Irawan, SH SIK MH didampingi PJU Polres dan Kapolsek beo Ipda Johan Atang dan Personil Polsek Beo langsung melakukan pengawalan dan pengamanan dilokasi Unjuk Rasa serta memberikan imbauan secara persuasi kepada warga masayarakat untuk dapat membubarkan diri sesuai dengan maklumat Kapolri untuk pelarangan Unjuk rasa selama masa Pandemi Virus Corona, pasa Jumat, 22/5/2020 pukul 08.00 wita.

Terpantau, aksi warga dimulai pukul 08.00 wita dari Desa Rae Selatan Kecamatan Beo Utara Kabupaten Kepulauan Talaud tepatnya di jalan Raya Desa Rae, terdapat kurang lebih 50 orang warga Desa Rae Selatan menggunakan alat peraga berupa kertas yang bertuliskan “KAMI MASYARAKAT DESA RAE SELATAN MENOLAK KEPALA DESA RAE SELATAN YANG DILANTIK TIDAK SESUAI DENGAN PER UNDANG- UNDANGAN YANG BERLAKU DI NKRI”.

Baca Juga:  Kronologi Kejadian Perkosaan dan Pembunuhan di Desa Tateli

Adapun tuntutan yang dibacakan oleh Sekdes Rae Selatan Bapak Norben Amode
Bahwa Dikarenakan pengangkatan Kepala Desa pergantian antar waktu di Desa Rae Selatan yang tidak sesuai dengan aturan, maka kami selaku masyarakat Desa Rae Selatan menuntut Kepala Desa pergantian antar waktu Sdr. MEDDY MANONGGA.Skom DIBATALKAN dan kami menginginkan pemilihan Kepala Desa pergantian antar waktu sesui dengan aturan yang berlaku.

Selain menuntut pergantian Kepala Desa, masyarakat Desa Rae selatan Juga menuntut hak-hak mereka selaku masyarakat berupa Membatalkan Kepala Desa pergantian antar waktu Desa Rae Selatan atas nama saudara MEDDY MANONGGA, S.kom, Pemiihan Kepala Desa pergantian antar waktu harus sesui dengan aturan yang berlaku, Jika tuntutan kami tidak dihiraukan oleh Pemda Kabupaten Kepulauan Talaud atau Pemda pura-pura tidak mengetahui aturan yang berlaku, maka kami siap mendatangkan masa yang besar dan akan langsung ke Kantor Bupati.

Pukul 08.30 wita masa dibubarkan secara secara persuasif dan humanis, dan juga kerena mengingat masih dalam kondisi Pandemi Covid 19. Sehingga masyarakat Desa Rae Selatan membubarkan diri dengan teratur.

Baca Juga:  YonArmed Bogani Terima Pasis Dikreg Seskoad

Sementara itu ke 7 (tujuh) orang perwakilan yakni Norben Amodi ( Sekdes) bersama perangkat Desa yang akan bertemu dengan Camat Beo Utara belum berhasil bertemu atau tidak berada di tempat sehingga tujuh orang perwakilan masyarakat tersebut langsung kembali ke Desa Rae Selatan. Terkait pertemuan akan diatur untuk waktu selanjutnya.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Talaud mengatakan Bahwa masyarakat apabila tidak puas agar tidak langsung melaksanakan aksi unjuk rasa apalagi dimasa pandemik corona ini.

“Kami menghimbau masyarakat yang tidak puas agar dapat menyalurkan aspirasinya melalui mekanisme dan aturan yang ada,” ujar kapolres.
(Jelo)