Jangan sampai Kondisi Pandemi Covid-19 membuat Iman Umat Percaya jadi Lemah

Tombulu, Manadonews.co.id – Kitab Injil ditujukan kepada segala bangsa. Pembacaan alkitab diawali dengan pelayanan Yesus. Umat Tuhan dapat belajar dari metode pelayanan dilakukan Yesus Kristus.

Demikian khotbah orientator Eunike Sumenge, S.Th, ketika memimpin ibadah Minggu (7/6/2020) pagi jemaat GMIM Alfa Omega Rumengkor disiarkan langsung melalui live streaming Facebook.

Pembacaan alkitab, Matius 9: 35-38, dengan judul ‘Belas kasihan Yesus terhadap orang banyak’.

“Yesus berkeliling ke semua kota dan desa. Di kota punya SDM dan fasilitas lebih maju. Yesus datang kepada semua orang, kaya dan miskin,” tutur Eunike Sumenge.

Yesus datang memberitakan kabar baik, menyembuhkan bahkan membangkitkan orang mati.

“Banyak orang membutuhkan pelayanan menggerakan hati Yesus. Dia empati dan peduli terhadap orang banyak,” jelas Eunike Sumenge.

Ladang pelayanan yang banyak sehingga Yesus mengetimologikan orang banyak seperti padi yang perlu dituai.

“Tuaian banyak tapi pekerja kurang. Ladang pelayanan banyak tapi pelayan kurang. Kita dipanggil untuk melayani sesuai cara Tuhan,” terang Eunike Sumenge.

Eunike Sumenge ajak jemaat menyatu dalam kebersamaan, pikul beban bersama sebagai wujud kasih Allah.

Baca Juga:  Perbuatan Nabi Nehemia jadi Contoh Sahih untuk Akhiri Pandemi Covid-19

“Orang-orang yang diberi tanggung jawab sebagai pemimpin teladani pola pelayanan Tuhan Yesus,” kata Eunike Sumenge.

Jemaat perlu evaluasi jika lebih mementingkan kehidupan pribadi dari tugas pelayanan.

“Jangan sampai kondisi pandemi Covid-19 membuat iman umat percaya jadi lemah,” pungkas Eunike Sumenge.

(YerryPalohoon)