Warga Keluhkan Jalan Berlobang Tanpa Tanda, Pembuat Jalan Terkesan Amatiran

BOLMONG,MANADONEWS.CO.ID,-Jalan Nasional Sulawesi Utara, di Wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow tepatnya berada di desa Mariri baru, menjadi polemik.

Pasalnya, pihak pelaksana proyek perbaikan jalan terkesan membiarkan kondisi jalan tanpa memasang palang rambu-rambu peringatan bagi pengguna jalan.

Kondisi jalan yang berlobang jelas dapat menyebabkan kecelakaan, bahkan mengakibatkan jatuh korban dan kerugian harta benda akibat terperosok atau terserempet atau ditabrak kendaraan lain saat menghindari jalan rusak tersebut.

Keadaan ini sontak memancing amarah warga. Hernes Robot salah satu warga dan pengguna jalan di desa Mariri baru, Kecamatan Poigar Kabupaten Bolmong, mengeluhkan semrawutnya kondisi jalan akibat proyek perbaikan. Terlebih, sebagian besar proyek tidak dilengkapi sarana keamanan seperti garis polisi, rambu dan papan proyek.

“Ini jelas sangat berbahaya dan dapat mengancam keselamatan pengguna jalan. Proyek ini terkesan terjadi pembiaran, selaku warga saya merasa khawatir dan meminta agar pihak balai jalan dapat memperhatikan kondisi ini,” Kata Hernes.

Mengomentari masalah tersebut. Camat Poigar Deddy R. Mokodongan mengatakan harusnya pihak pelaksana pembuatan jalan menggunakan tanda awas atau tanda peringatan bahwa di area tersebut sedang ada jalan berlobang yang sedang dalam perbaikan.

Baca Juga:  Jelang Pemilihan Kepala Desa Bulud, Uin Mokodompit Siap Mencalonkan Diri!!!

“Ini bahaya, tidak ada palang rambu-rambu perbaikan jalan. Kalau sopir kurang wasapada, bisa saja terjadi kecelakaan,” tegasnya.

Camat juga menambahkan seharusnya juga pihak pembuat jalan bertindak profesional jangan terkesan amatiran.

“Ini sangat berbahaya jika dibiarkan begitu saja. Pembuat jalan seharusnya profesional,” katanya.

(David Olad)

Tags:

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
24 votes

This will close in 10 seconds