Unggul Suara di Pleno KPU Manado, Andrei Angouw Berterima Kasih kepada Pihak-pihak Ini, Pengamat Ikut Berkomentar

Manado – Pasangan calon (Paslon) Andrei Angouw-Richard Sualang (AARS) resmi keluar sebagai pemenang Pilkada Kota Manado 2020.

Berdasarkan rapat pleno KPU Kota Manado, Kamis (17/12/2020), Paslon yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Gerindra ini meraih 88.303 suara atau 36,7 persen dari keseluruhan suara sah.

Selanjutnya, Paslon Paulina Julyeta Runtuwene-Harley Benfica Mangindaan (Paham) yang diusung Partai Nasdem, Perindo dan PSI 66.730 suara atau 27,7 persen, Paslon Mor Dominus Bastiaan-Hanny Joost Pajouw (Mor-HJP) diusung Partai Demokrat dan PAN 53.090 suara atau 22,1 persen, dan Paslon
Sonya Selviana Kembuan-Syarifudin Saafa (SSK-S2) yang diusung Golkar, PKS dan Hanura 32.224 suara atau 13,4 persen.

Walikota Manado terpilih, Andrei Angouw, mengucap syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa yang telah memberikan kesempatan pada dirinya bersama Richard Sualang untuk bekerja lebih besar, berbakti bagi tanah air, khususnya untuk Kota Manado.

“Dari lubuk hati yang paling dalam saya menyampaikan banyak terima kasih kepada masyarakat Kota Manado yang telah memberikan kepercayaan kepada saya dan pak Richard Sualang terpilih menjadi Walikota dan Wakil Walikota Manado 2021-2024,” jelas Andrei Angouw.

Baca Juga:  Lewat Batas Waktu, Ini Berita Terakhir Gugatan PAHAM

Secara khusus juga Andrei Angouw menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPD Olly Dondokambey yang telah memberikan kepercayaan dan mendukung dirinya sebagai petugas partai di Pilkada Kota Manado.

“Tidak lupa saya ingin ucapkan terima kasih kepada orang tua dan seluruh keluarga besar, mereka sangat mendukung pencalonan saya. Terima kasih kepada seluruh tokoh agama dan masyarakat yang telah mendoakan saya dan pak Richard. Terima kasih kepada para pengurus, kader, dan simpatisan PDI Perjuangan. Kalian hebat! Terima kasih kepada tim kampanye kami, pengurus dan kader Partai Gerindra, para relawan, dan semua pihak yang telah dengan sungguh-sungguh dan tanpa pamrih berjuang untuk memenangkan saya dan pak Richard,” terang Ketua DPRD Sulut selang 2016-2020 ini.

Pengamat politik dan pemerintahan, Taufik Manuel Tumbelaka, mengatakan kemenangan Andrei Angouw dan Richard Sualang adalah hasil dari kerja keras.

Selain figur AARS sudah berpengalaman sebagai anggota legislatif, kemenangan mereka juga buah dari kekompakan pengurus dan kader PDI Perjuangan, dukungan relawan dan masyarakat,” tukas Taufik Tumbelaka.

Baca Juga:  Andrei Angouw dan Richard Sualang terus Konsolidasi Internal hingga Pengurus Ranting untuk Kepemimpinan Sinergis

Diketahui, pada Pilkada Kota Manado 2020, PDI Perjuangan yang punya 10 kursi DPRD mendapat dukungan Partai Gerindra yang memiliki 4 kursi.

Syarat partai atau gabungan partai mengusung pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Manado minimal memiliki 8 dari 40 kursi legislatif.

Akhirnya, dua partai berlogo kepala banteng dan burung garuda ini sepakat mengusung Andrei Angouw dan Richard Sualang.

Andrei Angouw sebelumnya menjabat Ketua DPRD Sulut dan Richard Sualang anggota DPRD Sulut. Keduanya sudah periode ketiga di lembaga legislatif.

Andrei Angouw yang beragama Konghuchu ini, juga ditugaskan sebagai Bendahara DPD PDIP Sulut, sementara Richard Sualang Ketua DPC Manado.

(JerryPalohoon)