Siap Cek Rekening, THR ASN Bisa Dicairkan Besok

  • Whatsapp

Manado, MANADONEWS –
Hampir pasti, Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN) segera cair di rekening. Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menko Perekonomian Airlangga sudah menjelaskan pencairan THR bertahap mulai H-10 sampai H-5 lebaran.

Jika dihitung hari kerja efektif ASN, H-10 jatuh pada tanggal 28 April, di mana hari lebaran 12 Mei 2021.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) pun siap menyalurkan. Sebelum dana dicairkan, Pemprov Sulut masih menunggu petunjuk pemerintah pusat.

“Sudah kita siapkan di anggaran, tapi menunggu petunjuk dari pusat,” ujar Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Sulut, Jeffry Korengkeng, baru-baru ini.

Para ASN akan menerima THR setara sebulan gaji. Adapun, jumlah ASN yang bakal menerima THR sebanyak 10.574. Sementara informasi yang diterima, jumlah anggaran yang disiapkan mencapai Rp 32 miliar.

“Semuanya disalurkan sekaligus. Jadi yang natalan Desember, sudah terima bersama dengan yang lebaran,” ujar Korengken yang sudah memasuki masa purna tugas.

Dikutip CNNIndonesia.com, Kementerian Keuangan sudah menyelesaikan aturan yang mengatur soal pencairan bonus lebaran kepada para abdi negara itu.

Baca Juga:  Nota Kesepakatan KUPA dan Rancangan PPAS Perubahan Ditandatangani Jimmy Eman dan Ketua DPRD Kota Tomohon

“Pembayaran THR paling cepat 10 hari kerja sebelum hari raya, berarti bisa mulai tanggal 28 April 2021,” ungkap Direktur Pelaksanaan Anggaran Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Sudarso.

Meski begitu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih akan menentukan golongan ASN mana saja yang sekiranya akan dapat dan tidak dapat Tunjangan Hari Raya (THR) pada Lebaran tahun ini. Penentuan itu akan tertuang dalam peraturan pemerintah (pp) yang diterbitkan dalam waktu dekat.

Dikatakan Sudarso, kementerian melalui draf rancangan peraturan pemerintah (RPP) yang sudah diberikan ke Presiden Jokowi, terkait usulan soal golongan.

RPP tinggal menunggu restu kepala negara untuk disetujui apakah sesuai dengan rancangan kementerian atau tidak. Sayangnya, Sudarso enggan memberitahu seperti apa rancangan awal yang diusulkan oleh kementerian.

“Sudah ada informasi (usulan mengenai golongan PNS mana yang akan mendapat THR), namun ada kemungkinan bisa ada perubahan atau dinamika. Sebaiknya menunggu setelah pp diundangkan,” tuturnya.

Di sisi lain, kementerian juga sudah menyiapkan rancangan peraturan menteri keuangan (pmk) sebagai aturan pelaksana setelah pp terbit.

Baca Juga:  Disdukcapil Kotamobagu Buka Pelayanan di Hari Libur

“RPP sedang proses penetapan oleh presiden dan demikian juga dengan permenkeunya,” ucapnya.

Sebagai pengingat, pada tahun lalu ada golongan PNS yang tidak dapat THR karena keuangan negara sedang terkuras habis untuk corona. Mereka adalah presiden, wakil presiden, para menteri, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), anggota Dewan Pimpinan Daerah (DPD), kepala daerah, hingga pegawai eselon I dan II.

“Bapak Presiden sudah memutuskan THR akan dibayarkan untuk seluruh ASN, TNI, Polri yang posisinya adalah di bawah atau dalam hal ini sampai dengan eselon III ke bawah,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kala itu.

Begitu juga dengan pensiunan, tetap mendapat THR pada tahun lalu karena dianggap sebagai kelompok yang rentan konsumsinya di tengah tekanan pandemi covid-19.(Youngky)

Pos terkait