Gubernur Olly Apresiasi LPMP Sulut Inisiasi Mapalus Pendidikan Bentuk Forkompimdikda

Manado, MANADONEWS –
Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey mengapresiasi kegiatan Mapalus Pendidikan yang baru saja membentuk Forum Komunikasi Pimpinan Pendidikan Daerah (Forkompimdikda).

Hal ini disampaikan Olly dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut Grace Punuh, saat menghadiri pembukaan Mapalus Pendidikan, Jumat (30/4) di Hotel Four Point Manado.

Olly menyambut gembira dan memberikan respon positif. “Saya mengaprediasi atas sinergitas yang ditunjukan antara LPMP Sulut dan pemerintah kabupaten/kota. Dengan Mapalus Pendidikan tentunya kita akan semakin mampu dalam membangun bangsa dan daerah melalui sektor pendidikan,” ungkapnya.

Olly membeberkan, pihaknya senantiasa menjadikan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas utama dalam pembangunan daerah. Hal itu dapat dilihat dari pengembangan SDM dalam misi pembangunan daerah tahun 2016-2021, yakni memantapkan pengembangan SDM yang berkepribadian dan bersaya saing.

“Karena itulah, saya memandang kegiatan ini adalah bagian dan langkah bersama untuk mengoptimalkan pencapaian tujuan dan sasaran pengembangan SDM. Melalui keterjaminan mutu pendidikan dalam rangka kontribusi bagi pembangunan bangsa dan daerah,” terangnya.

Baca Juga:  Penyelundupan 2.160 Botol Cap Tikus ke Sangihe Digagalkan

Dia juga memaparkan, pemerintah provinsi selalu menjadikan pengmbangan SDM dalam program pembangunan daerah.

“Menjadi harapan kedepan, kita akan terus bersama sama bekerja menghadirkan lompatan-lompatan dan inovas konstruktif untuk penguatan kapasitas dan fungsi,” tukasnnya.

Diketahui, Mapalus Pendidikan kembali bergulir di tahun 2021. Kegiatan yang LPMP Sulut berlangsung 30 April sampai 1 Mei.

Pada babak pertama tahun 2020, gerakan Mapalus Pendidikan yang ditandai dengan penandatanganan piagam Inisiatif Mapalus. Pencanangan ini bertujuan, semua pemangku kepentingan pendidikan untuk dapat saling membantu dan bekerja sama dalam dunia pendidikan apa lagi ditengah pandemi COVID-19. 

Sebagai kegiatan lanjutan, Mapalus Pendidikan kali ini membentuk Forkompimdikda. Hal ini dalam rangka jejaring kemitraan dalam penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan di Sulut.

Kepala LPMP Sulut Febry Dien mengatakan, selama ini, kebijakan-kebijakan baik dari Kemendikbud, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota menjadi bias karena masing-masing bekerja sendiri-sendiri.

“Setiap pihak bekerja menurut aturannya sendiri. Padahal, pendidikan harus dikerjakan bersama. Karenannya, LPMP Sulut menginisiasi mengumpulkan,” ungkapnya.

Kenapa LPMP? Karena kalau pemerintah kabupaten/kota mengurusi sesuai kewenangan SD dan SMP. Pemerintah provinsi menangani SMK, SMA dan SLB. Sementara Unima, Unsrat, Politeknik, IAIN, IAKN menangani pendidikan tinggi.

Baca Juga:  Pantow Rindu Indomaret Cs Hadir di Ratatotok

“Mapalus sebagai jejaring diperlukan. Di tahap pertama tahun 2020, baru pada tingkat kabupaten/kota. Tahun ini kita tingkatkan dengan tingkat level provinsi. Stakehoulder yang melakukan penandatangan pertama kita undang kembali agar ada kolaborasi. Jadi Mapalus Pendidikan babak kedua sebagai melengkapi atau babak akhir dalam penyusunan konsep mapalus,” beber dia.

Bahkan, lanjutnya, saat ini ditandatangani deklarasi pembentukan Forkompimdikda. Forum ini adalah sebuah konsep tentang mempersatukan pimpinan-pimpinan pendidikan daerah.

“Supaya tidak terpecah belah. Jadi kebijakan pendidikan pasti satu dan disamakan. Karenanya, Forkompimdikda ini akan disosialisasikan di 15 kabupaten/kota,” ujarnya.

Dien menjelaskan juga terkait struktur Forkompimdikda.”Dalam struktur, akan diatur sesuai eselon masing-masing pejabat. Rektor-rektor universitas negeri yang notabene eselon 1 akan menjadi ketua dan wakil ketua bersama kepala dinas provinsi, sekretaris kepala LPMP dan anggota seluruh kepala dinas pendidikan di 15 kabupaten/kota,” tandasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Olly Dondokambey yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulut Grace Punuh, Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan, Chatarina Muliana Girsang (virtual), Direktur Jenderal Paud, Dikdas dan Dikmen Bapak Jumeri yang diwakili oleh Dr. Katman, M.A., Rektor Unima Prof Dr Deitje Adolfien Katuuk MPd, Rektor Delmus Puneri Salim S.Ag., M.A., M.Res., Ph.D, Staf Khusus Gubernur Sulut Bidang Pendidikan Anneke Areros, perwakilan Unsrat, perwakilan IAKN serta para kepala dinas pendidikan di 15 kabupaten/kota se-Sulut.(Youngky)

Baca Juga:  Opini: Ikut Pilkada, Antara Pengabdian dan Naluri Kekuasaan