Sosialisasi dan Simulasi CHSE Wisata Paralayang di Sulawesi Utara

  • Whatsapp

Manado – Dalam rangka reaktivasi kegiatan Wisata Dirgantara khususnya Paralayang, Direktorat Wisata Minat Khusus Kemenparekraf RI melaksanakan kegiatan Sosialisasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability).

Kegiatan ini dilaksanakan di berbagai provinsi di Indonesia yang aktif dalam Wisata Paralayang, termasuk Sulawesi Utara, agar pelaksanaannya kedepan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku untuk pencegahan dan pengendalian virus Covid 19.

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Four Points Manado (19/05) diikuti oleh +/- 40 peserta perwakilan komunitas, operator, pemilik lokasi wisata paralayang, Dinas Pariwisata Prov. Sulut & Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Sulawesi Utara.

Tim Penyusun Panduan CHSE Paralayang sebagai narasumber diwakili oleh Ketua Komite Paralayang & Gantolle Djoko Bisowarno dan Ketua Bidang Paralayang PB FASI Wahyu Yudha Dewanto. Selain materi, juga dilakukan simulasi pelaksanaan dilapangan yang diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta.

Danlanud Sam Ratulangi selaku Ketua FASI Sulawesi Utara, Marsma M. Satriyo Utomo, S.H. menyambut baik kegiatan ini, dan dalam sambutannya menghimbau agar seluruh pihak yang terkait dengan Wisata Paralayang menerapkan materi & simulasi yang telah didapat, serta mengingatkan kembali tentang penerapan SOP yang berlaku dalam pelaksanaan kegiatan Wisata Paralayang di Sulawesi Utara.

Baca Juga:  Pelayanan Lansia di Kantor BPJS Kesehatan Teling

Sertifikasi CHSE adalah proses pemberian sertifikat kepada Usaha Pariwisata, Destinasi Pariwisata, & Produk Pariwisata lainnya untuk memberikan jaminan kepada wisatawan terhadap pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan. Kedepannya pelaku serta lokasi wisata yang telah memenuhi persyaratan akan dilengkapi dengan sertifikat CHSE, untuk mendorong kepercayaan masyarakat terhadap industri pariwisata. (***/Ben)

Pos terkait