Kegiatan Literasi Media KPID Sulut: Anak SD dan SMP tak Baik Menonton Sinetron

  • Whatsapp

Airmadidi, Manadonews.co.id – Mewujudkan program siaran yang berkualitas, bukanlah perkara yang ringan. Dibutuhkan kerja keras dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) bersama lembaga penyiaran, serta masyarakat untuk mewujudkan konten acara yang baik bagi masyarakat agar mampu memilah dan memilih program siaran yang sehat, mendidik dan bermanfaat.

Bacaan Lainnya

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sulawesi Utara (KPID Sulut) memadang perlu melakukan edukasi agar para remaja dapat menikmati tontonan yang memiliki manfaat dari media televisi.

Hal tersebut ditegaskan Koordinator Bidang Kelembagaan KPID Sulut, Susanto Amisan, pada kegiatan Literasi Media yang mengambil tema Sinergitas KPID bersama Stakeholder dalam upaya Mewujudkan Siaran Sehat Menuju Sulut yang Makin Hebat dan Maju, yang digelar di Hotel Sutanraja, Minut, Rabu (7/7/2021).

Baca Juga:  Catatan untuk RUPS-LB: Bank Sulutgo Butuh Komut Cakap, Kejadian Lalu jangan Terulang

Menurut Susanto Amisan, tidak semua acara di televisi baik ditonton oleh anak-anak, terutama bagi anak-anak yang masih duduk di bangku SD atau SMP yang menonton sinetron atau drama, tentunya akan mempengaruhi pola pikir mereka.

“Karena dampak dari menonton konten
yang tidak sesuai dengan umur belum dirasakan saat ini tapi di kemudian hari. Bisa dibayangkan jika setiap hari mereka dicekoki konten-konten negatif, maka akan lahir generasi yang tidak baik untuk masa depan bangsa ini,” ujar Amisan.

Kata dia lagi, media televisi maupun radio memberikan dampak bagi pemirsa baik dampak positif maupun negatif. Literasi media bisa memberikan pemahaman tentang acara yang baik dan memihak pada isi media secara benar.

“Dampak positif diperoleh bila kita bisa memanfaatkan media dengan baik, sebaliknya dampak negatif timbul bila kita yang terbawa arus media karena tidak bisa menyaring informasi yang disajikan media. Untuk itulah pentingnya literasi media,” terang Susanto Amisan.

Kegiatan menghadirkan 4 narasumber yakni, Kepala Dinas Infokom Minut, Theodore Lumingkewas, Dicky Tumbel dengan topik Anak dan Media, Susan Palilingan topik Fungsi Media, dan Taufik Tumbelaka tentang Sejarah Pers.  

Baca Juga:  Pembelajaran Tatap Muka Bergulir Senin 3 Mei, Wali Kota Tomohon Minta Dipersiapkan secara Baik

Turut hadir, sejumlah perwakilan media dan Ormas. (Benyamin)

Pos terkait