Diprakarsai Rio Dondokambey Cs, Monumen PKPG Diresmikan

  • Whatsapp

Manado, MANADONEWS –
Tugu Perkemahan Karya Pemuda Gereja (PKPG) diresmikan, Rabu (24/11) di GMIM Imanuel Kinalawiran Wilayah Tompaso Baru Satu.

Persemian ditandai dengan pengguntingan pita Ketua BPMS GMIM Pdt DR Hein Arina dan penandatanganan prasasti bersama Ketua Umum Panitia PKPG Pnt Rio Dondokambey.

Bacaan Lainnya

Dijelaskan Ketua Umum Panitia PKPG Rio Dondokambey, tugu PKPG merupakan sebagai bentuk terima kasih kepada Jemaat GMIM Imanuel Kinalawiran Wilayah Tompaso Baru Satu.

“Jemaat GMIM Imanuel Kinalawiran Wilayah Tompasu Baru Satu adalah tuan rumah. Sebagai bentuk terima kasih, akhirnya kami meresmikan tugu ini sebagai peringatan jemaat dan wilayah ini pernah menjadi tuan rumah kegiatan Perkemahan Karya Pemuda Gereja,” ujar Rio.

Sosok yang digadang sebagai calon Ketua Komisi Pelayanan Pemuda Sinode GMIM ini membeberkan, meski berlangsung secara virtual, nantinya peserta PKPG dibekali materi-materi sesuai esensi dari perkemahan seperti biasanya.

Baca Juga:  Harga Cabai dan Bawang Naik 100 Persen

“Melihat perkembangan-perkembangan terkait kesehatan akibat pandemi covid-19, tercetuslah keputusan bersama untuk dilaksanakan secara daring,” ungkap Rio.

“Nanti kita mulai dari klastee-klaster. Diberikan materi tanpa merubah esensi perkemahan itu sendiri,” tutur Penatua Pemuda Jemaat RUT Suwaan itu.

Diketahui, PKPG Sinode GMIM sediakala berlangsung tahun 2020. Namun akibat adanya pandemi covid-19 gelombang satu maupun gelombang kedua kegiatan tertunda dan terus diundur.

Sementara sebelumnya, guna memantapkan persiapkan PKPG, tengah dibangun jalan menuju lokasi perkemahan. Jalan hotmix hampir 4 kilometer dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Sulawesi Utara (Sulut).

Ketua Panitia PKPG Rio Dondokambey

Pun selalu ketua umum panitia, Rio turut senang ikut mengawal pembangunan jalan yang dibangun khusus untuk persiapan lokasi perkemahan.

“Ternyata rencana Tuhan, jalan itu kini berfungsi sebagai jalan pertanian dan perkebunan bagi jemaat dan warga desa,” ujarnya.

“Turut senang, boleh ada manfaat dari kepanitiaan kami untuk jemaat dan masyarakat sekitar. Kami juga menyampaikan sangat berterima kasih kepada Pemprov Sulut, Pemkab Minsel jemaat dan wilayah atas supportnya,” tandasnya.

Baca Juga:  Upacara Sumpah Pemuda di Minahasa Sukses Digelar

Kepala Dinas PU Provinsi Sulut Adolf Harry Tamengkel mewakili Gubernur Olly Dondokambey mengapresiasi panitia pelaksana PKPG yang telah memprakarsai dalam menghadirkan monumen PKPG.

Foto bersama Panitia PKPG dan Komisi Pelayanan Pemuda Sinode GMIM saat meninjau lokasi jalan perkemahan yang saat ini berfungsi sebagai jalan pertanian masyarakat.

“Ini merupakan tindakan nyata Pemuda GMIM di tengah kehidupan bermasyarakat
dan berbangsa. Serta menjadi cerminan keteguhan komitmen untuk memberi warna dalam setiap aspek kegiatan dan menjadi generasi yang peduli sesama, cinta akan hidup rukun dan kedamaian.  Juga selalu menginginkan kemajuan,” kata dia.

Menurutnya, prestasi Sulut dalam hal kerukunan umat beragama, meskipun masyarakatnya majemuk atau memiliki berbagai perbedaan, tak lepas dari sumbangsi Pemuda GMIM.

“Toleransi yang terbangun, kemudian sudah mampu menjadikan Sulut sebagai salah satu barometer keamanan dan perdamaian di Indonesia. Hal itu tentunya juga berkat peran dan sumbangsih dari Pemuda GMIM. Hendaknya kita
tidak berbangga dengan ini, namun kedepannya tetap terus mampu memelihara dan menjaga harmonisasi hubungan yang telah tercipta,”

Baca Juga:  Temui Ketua DPD RI, PWI Usulkan Sinergi Penguatan Peran DPD RI

Momentum kebersamaan saat ini, lanjutnya, efektif dan strategis untuk meningkatkan, memantapkan,atau memperkokoh hubungan, antar sesama umat Kristiani, dengan sesama generasi muda. Melalui pembaharuan hati yang penuh kasih dan damai, serta dengan menumbuh-kembangkan rasa persatuan.

Karenanya, dia mengharapkan hendaknya
pelaksanaan rangkaian acara ini dapat dijadikan sebagai ajang untuk mempererat persaudaraan. Mampu mewujudkan kasih terhadap sesama umat manusia. Sehingga, sifat kebencian, egoisme,
keangkuhan dan kesombongan dapat dijauhi. Sedangkan suasana hari damai, harmonis dalam hubungan dengan sesama, dapat senantiasa hadir
dalam diri.

“Terima kasih atas peran dan kontribusi aktif menjadi pilar perdamaian, yang juga telah berdampak pada kesuksesan berbagai program kerja pemerintah daerah. Mari kita pertahankan dan perkuat lagi sinergitas sebagai kekuatan pembangunan bangsa dan daerah. Jadilah generasi muda GMIM yang unggul dan berkarakter untuk menopang pembangunan di daerah,” tandasnya.

Hadir dalam peresmian, Wakil Bupati Minahasa Selatan Pdt Petra Yani Rembang serta para pengurus BPMW dan BPMJ.

(Youngky)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *