MINUT,MANADONEWS.CO.ID– Komandan Korem (Danrem) 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip bersama Bupati Minut Joune Ganda secara resmi meresmikan Jembatan Perintis Garuda, Selasa (26/5/2026) di Desa Talawaan Bantik Jaga VII, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
Kehadiran infrastruktur ini menjadi bukti nyata sinergitas antara TNI Angkatan Darat dan Pemerintah Daerah dalam mendukung percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan, sekaligus menjadi jawaban atas penantian panjang warga yang sebelumnya kesulitan melakukan mobilitas dikarenakan minimnya akses penyeberangan.
Proyek strategis yang merupakan program gagasan Presiden RI Prabowo Subianto ini bertujuan untuk memperlancar konektivitas antardaerah. Kehadiran jembatan ini secara langsung menjadi urat nadi baru yang mempermudah mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta akses anak-anak menuju fasilitas pendidikan.
Dalam sambutannya, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip menegaskan bahwa pembangunan jembatan perintis garuda ini merupakan wujud nyata kepedulian dan perintah langsung Presiden Republik Indonesia guna membuka keterisolasian wilayah, memperlancar konektivitas antar desa, dan meningkatkan roda perekonomian masyarakat pelosok.
“Pembangunan ribuan jembatan perintis garuda ini merupakan program nasional yang digagas oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto dan dilaksanakan melalui komando Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak selaku Komandan Satgas Jembatan,” ungkap Danrem.
Danrem menyampaikan bahwa program pembangunan tersebar di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Untuk wilayah Sulawesi Utara, proyek strategis ini difokuskan pada Tahap III dan Tahap IV, dengan jumlah 20 titik yang terbagi menjadi 9 jembatan beton dan 11 jembatan perintis garuda atau jembatan gantung.
“Jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan urat nadi baru untuk mempermudah akses pendidikan anak-anak kita dan memperlancar roda perekonomian warga desa,” ujar Danrem.
Dia menambahkan, pembangunan jembatan perintis Garuda di Desa Talawaan Bantik, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, difokuskan pada perbaikan total dengan meninggikan konstruksi jembatan sebesar 80 cm dari posisi semula. Langkah ini diambil sebagai mitigasi bencana banjir agar infrastruktur tetap aman dan akses warga tidak terputus.
“Saya berpesan kepada pemerintah daerah khususnya pemerintah desa Talawaan Bantik dan masyarakat agar bersama sama menjaga jembatan ini karena sudah kita buat dan jadi 100 persen, kami berharap dirawat fasilitas tersebut agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” pungkasnya.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Minut Joune Ganda menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada Presiden dan TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 1309/Manado Korem 131/Santiago Kodam XIII/Merdeka. Ia menyatakan bahwa jembatan ini telah lama dinantikan oleh warga dan sangat krusial dalam menunjang aktivitas harian masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden dan TNI Angkatan Darat atas kolaborasi yang luar biasa ini. Keberadaan jembatan ini tentu akan sangat membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mempermudah aktivitas harian warga,” kata Bupati.
Acara peresmian ini ditandai dengan pengguntingan pita, serta peninjauan langsung kondisi jembatan oleh Danrem, Bupati, dan rombongan. Kegiatan ini kemudian ditutup dengan bakti sosial berupa penyerahan bantuan paket sembako kepada warga yang membutuhkan di sekitar lokasi.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kasiter Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Lucky Sonny Maramis, Dandim 1309/Manado Kolonel Arh Yosip Brozti Dadi, Asisten 1 Kabupaten Minahasa Utara Umbase Mayuntu, Kabankesbangpol Kabupaten Minahasa Utara Sammy Rompis, Kasdim 1309/Manado Letkol Czi Yuda Harizal, para Danramil dan Perwira Staf jajaran Kodim 1309/Manado, serta tamu undangan lainnya. (Regina.TS)












