Scroll untuk baca artikel
Berita TerbaruBerita UtamaBitungBolmongEkonomi & BisnisHiburanManadoMinahasaNasionalOlahragaPemprov SULUTSangiheSulawesi UtaraTalaudTNI

Danrem 131/Santiago Jadi Ketua Panitia, Nobar Kebangsaan Forkopimda Sulut Jadi Ajang Pererat Persatuan Warga

378
×

Danrem 131/Santiago Jadi Ketua Panitia, Nobar Kebangsaan Forkopimda Sulut Jadi Ajang Pererat Persatuan Warga

Sebarkan artikel ini

MANADO,MANADONEWS.CO.ID– Puncak perhelatan sepak bola terbesar, Final Piala Dunia 2026, disambut meriah oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Utara. Bertindak sebagai Ketua Panitia, Komandan Korem (Danrem) 131/Santiago Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi memimpin langsung persiapan acara Nobar (Nonton Bareng) Kebangsaan yang rencananya akan dipadati oleh ribuan masyarakat dan aparat gabungan.

Sinergi yang solid antara unsur TNI, Polri, Kejaksaan, hingga pemerintah daerah ini bertujuan untuk memperkokoh semangat nasionalisme dan persatuan. Selain menjadi ajang hiburan gratis, kegiatan ini difokuskan sebagai sarana untuk menjaga kondusifitas keamanan wilayah pasca turnamen.

MANTOS

Tidak hanya sekadar menonton pertandingan, panitia penyelenggara juga menyediakan panggung hiburan rakyat dan puluhan doorprize menarik bagi warga yang hadir. Acara ini turut menggandeng lembaga penyiaran publik seperti TVRI untuk memastikan kelancaran siaran langsung di Lapangan Basket Kawasan Megamas, Kota Manado, Sulawesi Utara pada 19 hingga 20 Juli 2026.

Gerakan ekonomi kerakyatan juga sangat terasa dalam gelaran ini. Panitia memberikan ruang khusus bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk menjajakan kuliner dan produk mereka di sekitar area nobar, sehingga perputaran ekonomi daerah dapat meningkat secara signifikan.

Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi menyampaikan bahwa inisiatif Nobar Kebangsaan ini bukan sekadar ajang untuk menyaksikan siaran langsung perhelatan akbar Piala Dunia. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk merajut kembali tali silaturahmi dan memperkokoh persatuan bangsa.

“Melalui sepak bola, kita melihat bagaimana berbagai lapisan masyarakat, dari pejabat hingga warga biasa, bisa duduk bersaudara tanpa sekat dan perbedaan,” ujar Danrem.

Danrem menambahkan, sepak bola menjadi bahasa universal yang mengajarkan kerja sama, disiplin, dan sportivitas yang sejalan dengan nilai-nilai bela negara dan cinta tanah air. Ia mengajak seluruh masyarakat dari berbagai kalangan untuk hadir bersama menyaksikan pertandingan bergengsi tersebut.

“Masyarakat diimbau untuk datang lebih awal guna mengantisipasi membludaknya jumlah penonton dan diwajibkan untuk tetap menjaga ketertiban, kebersihan, serta menjunjung tinggi sportivitas selama jalannya pertandingan,” tandas mantan Wakil Inspektur Kopassus itu. (Regina.TS)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Tumeles.com - Topup Game, Pulsa & Belanja Kebutuhan Harian di Manado