Scroll untuk baca artikel
Berita TerbaruBerita UtamaBitungNasionalPendidikanSulawesi UtaraTNI

Hadiri Penutupan Dikmata, Danrem 131/Santiago Tegaskan Peran Prajurit Baru dalam Yon TP untuk Percepatan Pembangunan

20
×

Hadiri Penutupan Dikmata, Danrem 131/Santiago Tegaskan Peran Prajurit Baru dalam Yon TP untuk Percepatan Pembangunan

Sebarkan artikel ini

BITUNG,MANADONEWS.CO.ID- Komandan Korem (Danrem) 131/Santiago Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi bersama Ketua Persit KCK Koorcabrem 131 PD XIII/Merdeka Ny. Evy Yuri Elias, menghadiri upacara penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026. Upacara berlangsung khidmat di Secata Rindam XIII/Merdeka, Kota Bitung, Sulawesi Utara, Rabu (9/9/2026).

Upacara dipimpin langsung oleh Panglima Kodam (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus selaku Inspektur Upacara, dengan Komandan Upacara Dansecata Rindam XIII/Merdeka Letkol Inf Ade Rohmat Wahyudin.

MANTOS

Turut hadir Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo, Irdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Esy Suharto, Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Saptono Syiwarudi, Danrindam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wempi Ramandei, para Asisten Kasdam dan Kabalak Kodam XIII/Merdeka, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ, Danyonif TP 916/Bara Sakti Mayor Inf Aditya Yoga Pramana, Wakil Ketua Persit KCK Daerah XIII/Merdeka Ny. Trismi Wahyu Eko, pengurus Persit, serta tamu undangan.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi menyampaikan bahwa tuntutan tugas TNI AD ke depan semakin kompleks. Prajurit tidak hanya dituntut siap dalam Operasi Militer Perang (OMP), tetapi juga adaptif dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), termasuk membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Mereka adalah darah baru yang akan memperkuat barisan TNI Angkatan Darat. Bagi yang tergabung dalam Yon TP harus siap menjadi garda terdepan, tidak hanya dalam bertempur, tetapi juga memelopori usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat. Percepatan pembangunan hanya bisa terwujud jika stabilitas keamanan mantap, dan di situlah peran vital kalian,” ujar Danrem.

Program pelibatan Yon TP dalam percepatan pembangunan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Disiplin, kerja keras, dan keterampilan yang ditempa selama pendidikan diharapkan dapat langsung diimplementasikan dalam program karya bakti maupun ketahanan pangan di wilayah tugas masing-masing.

Danrem juga berpesan agar prajurit baru selalu menjaga disiplin serta memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI. Ia mengingatkan bahwa profesionalisme seorang prajurit dibentuk dari latihan yang konsisten serta kepatuhan terhadap hukum dan norma yang berlaku. (Regina.TS)

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Tumeles.com - Topup Game, Pulsa & Belanja Kebutuhan Harian di Manado