TAHUNA, MANADONEWS.CO.ID – Kodim 1301/Sangihe memastikan kesiapan personel untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sekitar Gunung Awu, Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Hal tersebut disampaikan Dandim 1301/Sangihe Letkol CZI Nazarudin, S.T., M.I.P., dalam rapat koordinasi penanganan Karhutla yang digelar di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Kepulauan Sangihe, Kamis (10/9/2026).
Rapat dipimpin Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, S.E., M.M., dan dihadiri Wakil Bupati Tendris Bulahari, Forkopimda, DPRD, instansi teknis, serta unsur pemerintah kecamatan dan aparat kewilayahan.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim menegaskan bahwa jajaran Kodim 1301/Sangihe siap bergerak apabila hasil pemantauan dan pemetaan menunjukkan titik api mulai mendekati kawasan perkebunan masyarakat di sekitar Gunung Awu.
“Pihak Kodim siap gerak apabila dalam pantauan dan pemetaan api sudah mendekat ke perkebunan warga yang ada di sekitar Gunung Awu,” tegas Nazarudin.
Menurutnya, langkah penanganan harus didukung dengan pemetaan yang akurat agar pengerahan personel dapat dilakukan secara efektif dan tepat sasaran.
Karena itu, Dandim mendorong dilakukannya pemetaan titik api menggunakan drone. Teknologi tersebut dinilai penting untuk mengetahui posisi dan perkembangan titik api secara lebih jelas, sehingga personel yang dikerahkan dapat langsung diarahkan menuju lokasi yang membutuhkan penanganan.
“Harus dilakukan pemetaan titik api menggunakan drone sehingga personel yang dikerahkan bisa langsung pada titik api sehingga maksimal untuk proses pemadaman,” ujarnya.
Selain kesiapan personel, Dandim juga meminta adanya pendataan yang jelas terhadap bantuan yang masuk ke posko-posko penanganan di masing-masing kecamatan.
Danramil, Kapolsek dan pemerintah kecamatan diharapkan dapat berkoordinasi dalam melakukan pendataan tersebut, sehingga dukungan logistik maupun bantuan lainnya dapat terpantau dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan di lapangan.
Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi teknis, pemerintah kecamatan dan kampung, serta relawan dalam menghadapi potensi meluasnya Karhutla di kawasan Gunung Awu.
Kodim 1301/Sangihe bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan pemantauan perkembangan titik api dan siap mengambil langkah sesuai kondisi di lapangan, khususnya untuk mencegah api mendekati perkebunan dan kawasan masyarakat. (Riko)












