Berita UtamaSulawesi UtaraTondano

Pemprov Sulut Seriusi Masalah Eceng Gondok di Danau Tondano

×

Pemprov Sulut Seriusi Masalah Eceng Gondok di Danau Tondano

Sebarkan artikel ini

SULUT,Manadonews.co.id-.Permasalahan eceng gondok di Danau Tondano bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa. Namun, juga mendapat perhatian serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara.

Hal ini nampak saat Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan Sulut Steve Kepel dengan Bupati Minahasa Royke O Roring dan Wakil Bupati Robby Dondokambey di ruang bupati Minahasa, Senin (4/11/2019).

MANTOS

“Hari ini sebenarnya saya dan pak kadis PU akan melakukan on the spot di danau tapi mumpung hujan kita langsung melakukan pertemuan dengan pimpinan daerah kabupaten Minahasa. Intinya dalam pertemuan kita ingin menyamakan persepsi roadmap kita agar betul-betul selaras supaya output dan outcome untuk penanganan ini betul-betul maksimal,” ungkap Wagub Kandouw usai pertemuan.

Menurut orang nomor dua di Bumi Nyiur Melambai ini, masalah Danau Tondano harus dikeroyok, baik pemerintah pusat, provinsi maupun Kabupaten Minahasa.

“Mana yang menjadi kewajiban dan tanggung jawab pemprov, kabupaten serta pemerintah pusat harus disamakan persepsi dengan kata lain tidak bisa berjalan sendiri-sendiri harus integral,” sambung wagub.

Mantan ketua DPRD Sulut ini menambahkan untuk tahun depan anggaran penanganan Danau Tondano berjumlah Rp50-an miliar. Dibeberkannya, dari pusat dan Pemprov Sulut masing-masing Rp20 miliar, sementara dari Pemkab Minahasa Rp12 miliar.

Anggaran yang digelontorkan cukup banyak, namun penanganan Danau Tondano perlu adanya ‘bantuan’ dari masyarakat.

“Selain pemerintah, masyarakat juga harus dilibatkan peran serta masyarakat tentang cultur masyarakat tidak menambah kontribusi mereka terhadap pendangkalan, seperti membuang sampah sembarangan dan lain-lain. Singkat kata sengaja memang kita datang karena provinsi akan memberikan anggaran sekira 20 miliar untuk penyelamatan Danau Tondano tersebut pada tahun 2020 nanti. Jadi intinya pemerintah OD-SK sangat komitmen dan konsisten untuk menyelamatkan Danau Tondano itu,” pungkas Wagub Kandouw.

Sementara itu, Bupati Minahasa Royke O Roring (ROR) mengapresiasi bantuan Pemprov Sulut untuk penanganan Danau Tondano dari eceng gondok.

“Ini menandakan keseriusan program OD-SK untuk Pemkab Minahasa. Tentunya ini menopang sepenuhnya program Pemkab Minahasa,” kata Bupati ROR.

Pelestarian Danau Tondano, diakui bupati memang perlu adanya bantuan dari Pemprov Sulut.

“Dari APBN memang belum maksimal sesuai informasi anggarannya baru Rp20 miliar,” tuturnya.

Disebutkannya, bantuan dari Pemprov Sulut berupa sejumlah alat untuk membersihkan eceng gondok.

“Nanti tahun depan penanganan Danau Tondano akan kita kerjasamakan dengan TNI dan Polri,” tukasnya.
(Stvn)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Gacor Shop
Direktur RSUP Kandou - Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, FICA, FACC, FAHA, FESC, FAPSIC, MARS
Berita Terbaru

Manado,MN – Di sebuah rumah sakit pendidikan terbesar di Indonesia Timur, perubahan tidak pernah berjalan di karpet merah. Ia datang seperti badai: mengguncang, memecah, dan memaksa semua orang memilih bertahan…