Bupati Tetty Paruntu Hadiri Forum Komunikasi Pemimpin Perempuan

Bupati Minahasa Selatan Tetty Paruntu ketika menghadiri acar Forum Komunikasi Pemimpin Perempuan Kepala Daerah
Bupati Minahasa Selatan Tetty Paruntu ketika menghadiri acar Forum Komunikasi Pemimpin Perempuan Kepala Daerah

AMURANG, MANADONEWS – Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu menghadiri acara Forum Komunikasi Pemimpin Perempuan (FK2P) Kepala Daerah Rabu (7/9) di Hotel San Pacific Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat. Acara ini dilaksanakan oleh Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak. Kegiatan ini merupakan kerangka acuan kerja Forum Komunikasi Pemimpin Perempuan kepada kepala daerah, di mana perempuan menjadi inspirasi dalam mengelola roda kepemerintahan yang efektif dan efesien.

Dasar kebijakan acara FK2P ini adalah Peraturan Presiden Nomor: 2 tahun 2015, Inpres No. 9 tahun 2000, Permen P3A.NO 11 tahun 2015, dengan tujuan meningkatkan komitmen bagi perempuan kepala daerah dalam mewujudkan kebijakan pembangunan yang berkeadilan gender, sebagaimana paparan Menteri PP-PA RI. DR. Yohana Yambise, melalui Sekretaris Kementrian Dr. Wahyu Hartomo, M.Sc.

Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu, SE, mengatakan potensi serta kapasitas kepemimpinan yang di miliki perempuan adalah kekayaan tersendiri dalam konteks sumberdaya manusia, apalagi sifat perempuan yang lemah lembut, sehingga mempu menciptakan suasana yang nayaman, terutama mendorong semangat dalam membangun bangsa, terlebih di kabupaten Minahasa Selatan.

Baca Juga:  Update Data Covid-19 Kota Tomohon, Jumat 19 Juni 2020

“Hendaknya perempuan berwatak pemimpin, bijaksana dan mempunyai prinsip yang berlandaskan kebernaran, karena dengan dasar tersebut pasti memiliki ruang yang lebih luas, memperlihatkan potensi kita, terutama dalam skala profesional berkompetisi. Untuk itu perempuan tidak boleh di pandang sebelah mata karena perempuan memiliki karakteristik, bermental sosial dan intekektual serta sifat yang lemah lembut dalam merangkul setiap pontensi yang ada diKabupaten Minahasa Selatan.” kata Tetty Paruntu yang di dampingi Kaban KB-Perlindungan anak Kabupaten Minahasa Selatan, Drs. Audy Emor. (Devi)