Eman Hadiri “Kick Of Meeting” Rencana Aksi Pencegahan Korupsi Terintegritas

Wali Kota Tomohon saat memaparkan tentang rencana aksi pencegahan korupsi terintegritas untuk Tomohon.
Wali Kota Tomohon saat memaparkan tentang rencana aksi pencegahan korupsi terintegritas untuk Tomohon.

PALU, MANADONEWS – Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman Se.Ak, pada Kamis (2/2), di Auditorium Kantor Wali Kota Palu Sulawesi Tengah, menghadiri kegiatan “Kick Of Meeting” Rencana Aksi Pencegahan Korupsi Terintegritas yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kegiatan ini merupakan bentuk pendampingan dari KPK bagi Pemerintah Daerah dalam rangka pencegahan korupsi.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Tim Satgas Pencegahan Korupsi KPK Adlisah M. Nasution, dihadiri juga oleh Tim Pendamping dari Bapelitbang, Akademis, LSM, Media, dan Praktisi dari birokrat senior. Adapun yang diundang hadir dalam acara tersebut, yakni Pemerintah Kota Palu, Kota Tomohon, Kabupaten Donggala, Kabupaten Morowali, Kabupaten Morowali Utara, Kabupaten Tojo Una-Una, dan Kabupaten Sigi.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut disampaikan juga hal-hal strategis masing-masing daerah yang membutuhkan bantuan dan pendampingan KPK, seperti masalah aset dan SDM, dalam rangka pencegahan korupsi sesuai dengan kewenangan KPK.

Baca Juga:  Sekdakot Hadiri Sosialisasi JKN KIS, Pemkot Buat Terobosan Baru

Sementara itu, Kota Tomohon diundang karena saat ini Tomohon merupakan satu-satunya Kota di Sulawesi Utara yang telah menandatangani MoU dengan KPK, untuk pelaksanaan e-Government dalam rangka pelayanan publik dan pencegahan korupsi. Lanjut, dalam kegiatan tersebut Wali Kota Tomohon memaparkan tentang rencana aksi pencegahan korupsi terintegritas.

“Kami akan membuat regulasi-regulasi pelimpahan wewenang untuk 17 perijinan dan 7 non perijinan di Kota Tomohon, pelaksanaan e-Musrenbang yang sementara berlangsung di kelurahan se-Kota Tomohon, memberdayakan potensi dari ASN maupun tenaga kontrak yang memiliki kompetensi,” ungkap Eman.

Selain itu, untuk mendukung pelayanan yang berbasis aplikasi elektronik maka Pemkot Tomohon akan melakukan pemasangan beberapa tower agar tidak ada lagi blank spot. Disampaikan juga bahwa pembangunan infrastruktur berupa tower dan perlengkapan jaringan lainnya tersebut telah dianggarkan dalam APBD 2017.

“Saya harap, tindak lanjut dari kegiatan Kick Of Meeting ini dapat dilanjutkan dengan kegiatan berupa progres meeting pada bulan Agustus 2017 di Kota Tomohon, dimana Tomohon siap jadi tuan rumah sehingga Bupati/Wali Kota dan KPK dapat turut hadir dalam kegiatan TIFF,” tandas Eman.

Baca Juga:  Tiba di Bandara Sam Ratulangi, SWM Membisu

Dilain pihak, KPK sangat mengapresiasi apa yang sudah dipaparkan oleh ketujuh daerah dalam rencana aksi pencegahan korupsi terintegritas. Lanjut, apresiasi yang besar diberikan kepada Kota Tomohon yang telah nampak progressnya, dilihat dari laporan yang secara langsung disampaikan oleh Wali Kota Tomohon, dimana nampak jelas apa yang telah dan akan dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Tomohon melalui e-Government, dalam rangka mendukung program Emas “smart city service” untuk menciptakan Kota cerdas, dengan pemanfaatan teknologi informasi yang lebih muda, murah, cepat, tepat, dan akurat.

Selanjutnya, KPK dalam 6 (enam) bulan kedepan akan memantau 7 (tujuh) daerah dalam pelaksanaan rencana aksi, dengan Target 6 (enam) bulan evaluasi dan bulan ke-8 (delapan) launching. Untuk itu dibutuhkan peran aktif Diskominfo dalam penyediaan dan pengembangan jaringan. Diingatkan juga untuk aplikasi yang sudah jadi harus dilengkapi dengan standar satuan harga dan analisi harga satuan.

Diketahui, turut hadir dalam kegiatan mendampingi Wali Kota, Sekretaris Daerah Kota Tomohon, Inspektur Kota, Kepala Bapelitbang, Kepala BKPPD, Kepala BPMPTSP, Kadis Kominfo, Staf Ahli Walikota bidang Hukum, Kabag Hukum, dan Kabag Perlengkapan, dimana masing-masing didampingi 2 (dua) pejabat atau staf yang berkompeten.

Baca Juga:  Wali Kota Hadiri Serah Terima Jabatan Kepala Perwakilan BPK Sulut

Fransiscus

Pos terkait