Penanganan Kasus Polsek Sangtombolang Lambat

  • Whatsapp

BOLMONG, MANADONEWS,-.Kepolisian Sektor Sangtombolang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dinilai sangat lambat dalam menangani kasus.Yang sampai saat ini Kamis (23/2) kasus pengeroyokan terhadap salah satu wartawan online belum selesai.

Steven Rapar wartawan yang menjadi korban pengeroyokan bulan lalu,tepatnya selasa ( 24/1 ) sampai saat ini belum selesai, dan parahnya lagi, korban hanya sekali mendapatkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan ( SP2HP ), yaitu pada tanggal ( 26/1 ) dan setelah itu sudah tidak pernah lagi mendapatkan  SP2HP.

” Saya hanya mendapat Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan ( SP2HP ) tanggal 26 Januari,setelah itu tidak pernah.Jadi saya tidak pernah tahu perkembangannya sampai sekarang ” ujar korban.

Kapolsek Sangtombolang, Akp Budi Mantoyo setelah dikonfirmasi mengatakan,bahwa kasus ini masih dalam penyelidikan,serta masih mengumpulkan saksi.

” Kami sudah melakukan gelar perkara sebanyak 2 kali.Namun gelar perkara pertama tidak jadi kami lakukan,sedangkan gelar perkara yang kedua itu kami lakukan tapi hanya lingkup polsek saja” tutur Kapolsek.

Hal ini bertolak belakang dengan pengakuan korban,karena sudah 2 kali Polsek Sangtombolang melakukan gelar perkara,namun dirinya tidak pernah dilibatkan,yang seharusnya korban harus hadir dalam gelar perkara tersebut.

Baca Juga:  Bupati Bolsel Tandatangani Kerjasama Dengan PT Taspen Manado

” Saya tidak pernah mendapatkan surat panggilan untuk melakukan gelar perkara dari Polsek Sangtombolang,kenapa yah? saya kan korban” tutup korban. (wulan/sr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *