Realistis, Kereta Api di Sulut Perdana Jalurnya Akan Melintasi Wilayah

  • Whatsapp

Manado, MN – Tahun 2017 ini sampai 2018 nanti pemerintah provinsi (Pemprov) Sulut, masih dalam mendukung 6 item program prioritas nasional melalui 7 item program yang salah satunya adalah kereta api beserta pembangunan Trem (jalur lintasannya,red). Dimana, terkait prioritas proyek strategis nasional tersebut terdapat dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 3 tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional. Hal itu diungkapkan Sekertaris Provinsi (Sekprov) Sulut, Edwin Silangen, Selasa (07/03)

“Jadi untuk kereta api itu ‘realistis’ sudah ada studi dan komitmen dari Menteri, serta Presiden sudah perintahkan. Sudah akan berproses pembebasan jalan yang akan dibangun (jalurnya) antara jalan tol dengan anggaran Rp 50 Miliar, teknisnya ada di Dinas Perhubungan (DisHub),” terang Sekprov kepada wartawan.

Menurutnya juga sumber anggarannya (50 Miliar) itu berasal dari beberapa bagian diantaranya, APBN, APBD Provinsi dan Kabupaten Kota serta Investor.

“Namanya juga perencanaan, anggarannya sudah ada sebesar Rp 50 Miliar (pembebasan lahan). Jadi ini bukan bercerita mimpi dan sudah berjalan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Rocky Wowor Dukung Kerja TNI

Lanjutnya, adapun diakhir tahun 2018 sampai 2019 menurut keterangan dari Gubernur (Olly Dondokambey) direncanakan sudah harus selesai terkecuali ada ‘plus mayor’/kendala.

“Kemudian juga 7 prioritas provinsi seperti, Pengembangan pariwisata Likupang, Pengembangan Bandara Sam Ratulangi, Manado outer ringroad 3 (Winangun-Malalayang), jalan penghubung Manado-Gotontalo, pelabuhan baru dan pengembangan kapasitas serta Bitung International Hub Port, pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) Kota Bitung/Kabupaten Minahasa Utara, Bendungan multifungsi Kuwil Kabupaten Minahasa Utara dan Bendungan Lolak di Kabupaten Bolaang Mongondow,” terang Silangen.

Adapun selain kesemuanya itu menurut Sekprov ada juga program Rencana Program Jangka Menengah (RPJM) yang harus dilaksanakan setiap tahun dalam jangka 5 tahun oleh Provinsi yang juga merupakan bagian kinerja dari ke Bappeda yang harus menggunakan sistem aplikasi (E-planning).

“Khusus kereta api itu proyek prioritas nasional Trans Sulawesi namun tentunya harus diutamakan dulu (jalur) untuk Manado Bitung karena di Bitung itu ada Intetnasional HUB Port dan KEK,” jelasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *