Sulut 2021-2026, Ini RPJMD Olly-Steven

  • Whatsapp

Manado, MANADONEWS –
Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw telah melakukan evaluasi terkait pelaksanaan pembangunan selang tahun 2016-2020.

Pada periode kedua nantinya, Olly-Steven tengah memberikan perhatian khusus. Antara lain, pemerintah provinsi (pemprov) akan meperhatikan aspek pelayanan dasar dan kesejahteraan sosial.

Meski di periode kedua hanya tiga tahun setengah atau hingga tahun 2024 namun Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sulawesi Utara (Sulut) tetap disusun untuk jangka waktu 5 tahun kedepan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.


“Lebih difokuskan pada upaya peningkatan rata-rata lama sekolah dan rata-rata harapan lama sekolah, menurunkan angka stunting dan mengatasi penyakit demam berdarah dan TBC, meningkatkan sarana dan prasarana yang ramah disabilitas, lansia, anak dan perempuan, menurunkan jumlah penduduk miskin yang masih tinggi di beberapa kabupaten/kota,” kata gubernur, baru-baru ini, di Manado.

Selanjutnya, gubernur juga menyinggung aspek lingkungan hidup. Kata dia, pihaknya akan memberikan perhatian khusus untuk pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, termasuk pengelolaan sampah regional dan limbah medis.

Baca Juga:  Bupati ROR: Desa Kanonang Satu Bisa jadi Contoh untuk Kuat dalam Ketahanan Pangan

“Ada juga aspek ekonomi, aspek infrastruktur, aspek hukum dan tata kelola,” ungkapnya.


Di samping beberapa permasalahan tersebut, dalam penyusunan RPJMD ini juga memperhatikan beberapa isu strategis pembangunan, mulai dari isu global, nasional, hingga isu daerah.

“Pandemi Covid-19, termasuk juga tujuan pembangunan berkelanjutan, revolusi industri, transformasi ekonomi, implementasi Undang-Undang (UU) Cipta Kerja, pengembangan Sulut sebagai Superhub di kawasan Indonesia Timur, kebijakan pengembangan destinasi pariwisata super prioritas di Likupang, pengembangan kawasan perbatasan dan kepulauan, serta transformasi digital,” bebernya.

Berdasarkan hal-hal tersebut, sesuai visi pembangunan Sulut 2021 – 2026 yaitu ” Sulut Maju dan Sejahtera Sebagai Pintu Gerbang Indonesia di kawasan Asia Pasifik “, maka prioritas pembangunan daerah oleh Pemprov Sulut selama 5 tahun kedepan adalah sebagai berikut :


1. Pemulihan ekonomi dan reformasi sosial dampak pandemi Covid-19.
2. Pembangunan dan perluasan konektivitas.
3. Meningkatkan sarana pendidikan yang layak dan adaptif teknologi serta dukungan serta dukungan bagi generasi milenial.
4. Meningkatkan soliditas dan peran tokoh agama dalam menjaga harmonisasi kerukunan yang telah terbina dengan baik.
5. Melanjutkan dan meningkatkan program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan.
6. Melanjutkan dan meningkatkan kualitas sektor pariwisata
7. Percepatan pembangunan KEK.
8. Memperbanyak fasilitas pelayanan kesehatan.
9. Iklim investasi dan usaha yang makin kondusif dengan kemudahan regulasi dan sistem perizinan.
10. Percepatan transformasi digital dalam pelayanan publik.

Baca Juga:  Bagi Jimmy Eman, Sensus Penduduk Bukan Hanya Urusan BPS

Untuk itu, dalam mengukur pencapaian visi-misi daerah maka diperlukan sejumlah indikator dalam rancangan awal RPJMD yang dirumuskan dalam indikator kinerja utama daerah Provinsi Sulawesi Utara, yang kemudian menjadi target pembangunan daerah mulai tahun 2021 hingga tahun 2026. Target tersebut antara lain adalah sebagai berikut :
1. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 72 pada 2021 menjadi 76 pada 2026.
2. Indeks penggunaan gender dari 94,53 menjadi 94,80.
3. Penurunan stunting dari 21,2% menjadi 12%.
4. Pertumbuhan ekonomi dari 6,6 menjadi 6,5.
5. Angka kemiskinan dari 7,6 menjadi 5,37.
6. Pengangguran terbuka dari 7,37 menjadi 5,5.
7. Indeks infrastruktur dari 0,880 menjadi 0,915.
8. Indeks kesesuaian pemanfaatan ruang dari 0,53 menjadi 0,95.
9. Indeks kualitas lingkungan hidup 70,51 menjadi 72,1.
10. Akses air minum dari 90% menjadi 100%.
11. Akses sanitasi layak 82% menjadi 90%.
12. Opini WTP dari BPK atas laporan keuangan tetap dapat dipertahankan.
13. Indeks reformasi birokrasi dari 56 menjadi 57,50.
14. Indeks e-government tetap 100%.

Baca Juga:  Bupati James Sumendap Pantau Posko Perbatasan Mitra-Minsel

“Mudah-mudahan di akhir pemerintahan kami pada tahun 2024, target-target ini sudah tercapai semua. Semoga sinergitas yang terbina selama ini tetap dapat kita pelihara bersama demi kemajuan Provinsi Sulawesi Utara yang sama-sama kita cintai,” pungkasnya.

(Youngky)

Pos terkait