Bupati Franky Wongkar Pimpin Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilhut Serentak

AMURANG, MANADNEWS.CO.ID – Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar, SH (FDW) memimpin apel pergeseran pasukan dalam rangka pengamanan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) serentak di Minsel tahun 2022, bertempat di Lapangan Kantor Bupati MInahasa Selatan, Senin (10/10/2022).

Pelaksanaan Apel merupakan komitmen bersama untuk mewujudkan Pilhut serentak yang aman, damai, tertib dan demokratis.

 

Bupati FDW memberi apresiasi kepada semua pihak yang terlibat guna mensukseskan Pilhut serentak, termasuk panitia kabupaten, panitia kecamatan, panitia desa, linmas, serta teristimewa segenap jajaran Kodim 1302/minahasa dan Polres Minsel.

“Apel yang kita selenggarakan pada hari ini, merupakan salah satu wujud pengawasan dan pengecekan kesiapan seluruh unsur yang akan dilibatkan dalam pengamanan pemilihan hukum tua serentak tahun ini,” ujar FDW membawakan amanat.

Lanjtnya, saat ini tahapan berada di masa tenang sebagaimana jadwal tahapan dalam Peraturan Bupati Minsel nomor 10 tahun 2022.

“Dan pada tanggal 12 oktober 2022 nanti, adalah puncak dari pelaksanaan pemilihan hukum tua ini yaitu tahapan pemungutan suara,” tukasnya.

Baca Juga:  Naskah Akademik dan Draf RUU tentang Provinsi Sulut mulai Disusun, Olly Dondokambey Apresiasi Timja

Berdasarkan pemetaan awal kerawanan serta berdasarkan hasil analisa evaluasi terhadap perkembangan situasi kegiatan pemilihan hukum tua serentak tahun 2022,kata Bupati, telah disusun jumlah pola klasifikasi kerawanan TPS dengan rincian 15 TPS klasifikasi kurang rawan, 62 TPS klasifikasi rawan dan 17 TPS klasifikasi sangat rawan.

Guna kelancaran pemungutan suara di 42 Desa, imbuhnya, Polres Minsel telah menyiapkan 216 personil pengamanan dan telah mengajukan permintaan bantuan personil ke Polda Sulawesi Utara.

“Ada juga tambahan perkuatan pengamanan dari Kodim 1302/minahasa, dari Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan serta personil pos SAR amurang,” jelasnya.

Total personil pengamanan yang diterjunkan untuk mengamankan TPS berjumlah 634 personil.

Kepada seluruh personil yang akan terlibat dalam pengamanan Bupati meminta untuk menyiapkan mental dan fisik yang dilandasi oleh keimanan dan ketaqwaan kepada TYME.

“Mari kita semua berdoa dan berjuang sekuat tenaga agar pemilihan hukum tua serentak ini dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar dan demokratis,” pintanya.

Baca Juga:  Bupati Kamaru Dampingi H2M Kunjungi Desa Lion

Hal lainnya, personil pengamanan mengenali wilayah tugas dengan cepat dan laksanakan tanggung jawab sebaik – baiknya dengan mengedepankan profesionalitas dan proporsionalitas serta senatiasa bersikap tegas dan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Lakukan mitigasi risiko terhadap berbagai potensi gangguan keamanan yang mungkin terjadi,” ucapnya.

Imbuhnya, jangan sepelekan hal-hal kecil, karena gesekan sekecil apapun dalam keadaan yang tidak kondusif dapat berubah menjadi gangguan keamanan bagi masyarakat lainnya.

“Saya minta kita semua dapat mengedepankan musyawarah mufakat dan tindakan yang persuasif dalam menyelesaikan berbagai masalah teknis yang terjadi di lapangan sesuai ketentuan yang berlaku. Hindari sikap dan tindakan yang tidak simpatik dan arogan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” urainya.

Petugas pengamanan harus pegang teguh komitmen netralitas sehingga dapat berdiri di atas semua golongan tanpa memihak.

“Lakukan koordinasi dan kerjasama dengan seluruh pihak terkait, linmas dan unsur lain yang terkait dengan penyelenggaraan pemilihan,” terangnya.

Yang tidak kalah penting untuk menjadi perhatian bersama, kata Bupati FDW, meskipun Minsel ditetapkan dalam kriteria ppkm level 1 sesuai dengan Instruksi Mendagri nomor 46 tahun 2022, namun tetap harus mematuhi dan saling mengingatkan tentang pelaksanaan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran covid-19, dengan menjadi contoh di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Halaman Depan Kantor Camat ini Berubah jadi Kolam Cokelat

Kegiatan Dilanjutkan Dengan Penyerahan 1 Unit Mobil Damkar Pada Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan Kab. Minahasa Selatan Serta 17 Unit Motor Listrik Untuk Penyuluh Keluarga Berencana Dalam Rangka Membantu Pelaksanaan Tugas Tanggung Jawab Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan

Pos terkait