Demi Nama Baik Daerah, DPRD Bolmong Telusuri “Berita Acara Dinsos”

Jalannya hearing. (foto/mn)

BOLMONG, MANADONEWS, -Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mengadakan Pertemuan bersama Dinas Sosial Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Selasa (6/11) tepatnya di ruang komisi II kantor DPRD Bolmong.

Dalam Hearing tersebut Komisi III menyampaikan laporan adik dari pak gubernur Sulteng yang juga Mantan Sekprov sulteng dan Assisten III terkait adanya oknum yang meminta korban bencana untuk menandatangani berita acara yang menggunakan kop Dinsos Bolmong.

Permintaan tersebut langsung ditolak warga korban bencana alam.
dan masalah ini pun disampaikan kepada anggota DPRD Bolmong yang saat itu berada di lokasi bencana.

“Adik gubernur sulteng sangat marah,  saya dengar dia menyampaikan kepada kami terkait berita acara yang menggunakan kop Bolmong dan meminta korban untuk menandatangani berita acara tersebu. Sementara barangnya tidak ada. Hal ini juga diamini oleh Sekretaris Pogogutat Palu bapak Doldu Mokodompit yang juga kepala Depag Palu yang adalah Bulud Bolmong dengan menggunakan bahasa Mongondow,” ungkap Wakil Ketua Komisi III Bolmong, Tonny Tumbelaka.

Baca Juga:  Diduga Sering Dimarahi Ortu, Warga Desa Modomang Gantung Diri

Hal senada juga disampaikan Swempry Rugian, menurutnya saat itu ia dikagetkan dengan pernyataan dari kakanwil kementrian agama yang menyampaikan keluhan terkait berita acara tersebut.

“Sebenarnya waktu itu, adik gubernur meminta hal ini dilaporkan ke ibu bupati bahkan sampai ke ranah hukum, karena Dinsos Bolmong hanya membawa kertas untuk tanda tangan, sedangkan bantuan fisiknya tak ada,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinsos Bolmong Abdul Haris Bambela saat itu membantah tudingan tersebut.

“Dinas Sosial sama sekali tidak mengirimkan personil apalagi mengeluarkan berita acara, saat itu yang pergi ke lokasi bencana adalah BPBD dan Satpolpp, terkait adanya kop Bolmong itu kami tidak tahu karena kami saat itu tidak mengeluarkan berita acara,” tukasnya.

Hal ini pun ditanggappi serius oleh Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling SE, MM. Dimana saat itu ia meminta masalah tersebut untuk ditelusuri oleh komisi III agar tidak menjadi Fitnah.

“Kita akan mengagendakan kembali pertemuan untuk membicarakan hal ini dan akan memanggil Satpolpp dan BPBD agar masalah ini bisa mendapat titik temunya, untuk sementara saya tidak akan berburuk sangka dulu,  tetapi masalah ini harus segera ditelusuri untuk membersikan nama baik Bolmong”tegasnya. (David).

Baca Juga:  Disdukcapil Bolmong Siap Launching 5 Ribu KIA