Berita TerbaruBerita UtamaBitungBolmongDesaEkonomi & BisnisGorontaloManadoMinahasaNasionalPendidikanSangiheSulawesi UtaraTalaudTNITomohon

Pangdam XIII/Merdeka Bekali Wawasan Kebangsaan Kepada Siswa SPPI KDKMP dan KNMP Rindam XIII/Merdeka

×

Pangdam XIII/Merdeka Bekali Wawasan Kebangsaan Kepada Siswa SPPI KDKMP dan KNMP Rindam XIII/Merdeka

Sebarkan artikel ini

TOMOHON,MANADONEWS.CO.ID– Panglima Kodam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus memberikan pembekalan wawasan kebangsaan (Wasbang) kepada 318 peserta didik Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang tergabung dalam program pelatihan calon pengelola atau manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Dodikjur Rindam XIII/Merdeka, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Rabu (1/7/2026).

Pembekalan tersebut merupakan bagian dari kurikulum pembentukan agen perubahan yang memiliki karakter kepemimpinan serta berperan dalam memperkuat ketahanan ekonomi dan pangan nasional.

MANTOS

Kegiatan ini dihadiri oleh Aspers Kasdam XIII/Merdeka Kolonel Inf Dwi Mawan Sutanto, Aster Kasdam XIII/Merdeka Kolonel Inf Daniel Lalawi, Kakudam XIII/Merdeka Kolonel Cku (K) Elia Saptawati, dan para pejabat utama Rindam XIII/Merdeka.

Dalam pembekalannya, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus menekankan pentingnya membangun karakter, integritas, disiplin, dan rasa tanggung jawab sebagai bekal utama para peserta dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat. Selain itu, para siswa juga didorong untuk mampu menjadi motor penggerak pemberdayaan masyarakat, baik di wilayah pedesaan maupun pesisir, guna mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Wawasan kebangsaan harus menjadi landasan berpikir dan bertindak bagi setiap peserta. Jadilah pribadi yang berintegritas, disiplin, serta mampu hadir di tengah masyarakat sebagai penggerak pembangunan dan penguat ketahanan bangsa,” ujar Pangdam.

Pangdam berpesan agar segenap peserta SPPI KDKMP KNMP dalam menghadapi tantangan tugas selanjutnya, harus terus mengembangkan diri serta terus berinovasi sesuai medan tugas yang akan dihadapi.

“Tantangan tugas ke depan semakin kompleks, sehingga diperlukan kesiapan mental dan fisik yang prima. Prajurit harus mampu memahami dinamika sosial, menjaga kepercayaan masyarakat, serta menjadi teladan dalam setiap sikap dan tindakan sehari-hari. Penguatan wawasan kebangsaan menjadi kunci agar tidak terpecah belah dan tetap menjaga persatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia,” pungkasnya. (Regina.TS)

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Gacor Shop